Sudah Tahu Perbedaan Haji dan Umrah, Berikut Penjelasannya

Kategori : Umrah, Haji, Ditulis pada : 06 Februari 2026, 08:21:24

ka'bah.jpeg

Pengertian Haji dan Umrah

Secara etimologis, haji dibaca al-hajju atau al-hijju. Dalam bahasa Arab, haji bermakna al-qashdu, yakni kehendak atau tujuan yang sungguh-sungguh, meliputi niat, sasaran, dan maksud tertentu. Adapun secara istilah syariat, haji adalah perjalanan menuju Makkah dan lokasi-lokasi ibadah lainnya (masya’ir) untuk melaksanakan rangkaian manasik pada waktu yang telah ditentukan.

Sementara itu, umrah secara bahasa diartikan sebagai ziyarah, yaitu kunjungan. Dalam pengertian syar’i, umrah adalah ibadah ziarah ke Baitullah dengan melaksanakan manasik umrah.

Rangkaian manasik umrah meliputi ihram, thawaf, sa’i, serta tahallul dengan mencukur atau memendekkan rambut. Adapun manasik haji pada dasarnya sama seperti umrah, namun disempurnakan dengan ibadah tambahan di tempat-tempat khusus (masya’ir), seperti wukuf di Arafah, mabit, dan melontar jumrah.

(Pembahasan selengkapnya dapat dilihat dalam Minhah Al-‘Allam, jilid 5 halaman 156–157).

Dari sisi pengertian, haji dan umrah memiliki kesamaan. Namun jika ditinjau dari segi pelaksanaan ibadah, khususnya rukun dan wajibnya, keduanya memiliki perbedaan. Ibadah haji memiliki rangkaian yang lebih lengkap dibandingkan umrah. Berikut penjelasannya.


Rukun dan Wajib Haji serta Umrah

Rukun Haji

  1. Ihram disertai niat

  2. Wukuf di Arafah

  3. Thawaf ifadhah

  4. Sa’i antara Shafa dan Marwah

  5. Halq (mencukur habis) atau taqshir (memendekkan rambut)

  6. Tertib dalam pelaksanaan seluruh rukun

Rukun Umrah
Rukun umrah pada dasarnya sama dengan haji, hanya saja tidak terdapat wukuf di Arafah, yaitu:

  1. Ihram

  2. Thawaf umrah

  3. Sa’i umrah

  4. Halq atau taqshir

  5. Tertib

Wajib Haji

  1. Ihram dari miqat

  2. Mabit di Muzdalifah

  3. Melontar jumrah ‘Aqabah sebanyak tujuh kali pada 10 Dzulhijjah

  4. Melontar tiga jumrah (Ula, Wustha, dan ‘Aqabah) pada hari tasyrik

  5. Mabit di Mina selama hari tasyrik

  6. Menjauhi seluruh larangan ihram

  7. Melaksanakan thawaf wada’

Wajib Umrah

  1. Ihram dari miqat

  2. Menjaga diri dari seluruh larangan ihram

(Pembahasan ini merujuk pada buku Fikih Haji dan Umrah, terbitan Rumaysho).


Semoga penjelasan ini dapat membantu memahami perbedaan antara ibadah haji dan umrah. Semoga Allah ﷻ memudahkan kita semua untuk menunaikan keduanya.


✨ Wujudkan Niat Umrah Anda Bersama Sabatours ✨

Jika Anda telah memahami keutamaan dan tata cara umrah, kini saatnya melangkah lebih dekat menjadi tamu Allah. Sabatours siap mendampingi perjalanan umrah Anda dengan layanan aman, nyaman, dan sesuai tuntunan syariat.

? Hubungi Sabatours sekarang juga:
0817 7510 0981
untuk konsultasi umrah dan informasi program terbaik.

Semoga Allah mudahkan langkah Anda menuju Baitullah ?

Chat Dengan Kami
built with : https://safar.co.id